5R


Assalaamu ‘alaykum wr wb.
Mungkin ada yang familiar dengan istilah 5R. Namun yang dimaksud bukanlah ukuran foto, namun 5R budaya bekerja yang merupakan bagian dari Manajemen Tata Graha.
RINGKAS
Singkirkan / buang yang tidak diperlukan
RAPI
Letakkan segala sesuatu sesuai tempat dan fungsinya.
RESIK
Bersihkan selalu area kerja baik sebelum, saat kerja dan sesudah kerja.
RAWAT
Pertahankan kondisi kerja atau alat-alat kerja dalam keadaan yang baik dan siap pakai jika diperlukan kembali.
RAJIN
Senantiasa termotivasi untuk selalu bekerja lebih baik dan lebih baik lagi dari sebelumnya, memenuhi target bahkan melampaui target yang telah ditentukan dan menjadikan 4R sebelumnya sebagai kebiasaan dalam kehidupannya.
Contoh dalam gambar ini adalah salah satu akibat ketika tidak melaksanakan 5R.
Sepatu kerja yang semestinya berada ditempatnya dalam keadaan siap pakai, namun saat diperlukan ternyata tidak ada karena tidak menyimpan ditempat yang tidak semestinya atau tidak pada tempat yang biasanya.
Alhasil tak ada rotan akar pun jadi. Tak ada sepatu kerja bapak2, dipakailah sepatu istrinya. Untungnya ukurannya muat…
Semangat ya Pak…!
Mari budayakan 5R dalam kehidupan sehari-hari kita.
Wassalaamu ‘alaykum wr wb.
cmiiw…
Salam hangat,

H. R. Zakky Rahman, S.E., CHt, CI.

005/RZR/III/2019

MENUNDA


Adalah hal yang sering dilakukan oleh sebagian orang ketika ingin mengerjakan, mengambil keputusan atau menyelesaikan sesuatu.
Bahkan seseorang pernah berkata,”kalo bisa diselesaikan nanti, kenapa mesti sekarang ?
Kenapa sebagian orang memilih MENUNDA ?

  • Masih ada waktu luang
  • Tidak prioritas
  • Malas
  • Kelelahan
  • Budaya sekitar
  • Pengaruh Eksternal
  • Kebiasaan
  • dll.
    Dari sebab-sebab diatas kira2 yang mana yang paling sering dialami ?
    Pada hakikatnya menunda adalah mengundurkan waktu untuk memutuskan, mengerjakan atau menyelesaikan sesuatu.
    Dan…
    Apabila penundaan demi penundaan terus berlangsung, maka akan semakin menumpuk (seperti gunung pada gambar ini) pekerjaan yang harus dituntaskan.
    Pada klimaksnya semakin banyak penundaan yang dilakukan, maka akan menumpuk dan menambah beban pekerjaan di waktu kemudian.
    Alangkah baiknya, jika memang suatu pekerjaan bisa diselesaikan lebih cepat kenapa tidak dilakukan segera? Sehingga kemudian masih banyak waktu untuk mengerjakan aktifitas lain atau tugas yang lainnya.
    Karena kita tidak pernah tahu :
  • Apakah waktu selalu lapang ?
  • Apakah kesempatannya masih ada ?
    Yang jelas, kita tak pernah tahu kapan batas waktu hidup kita di dunia kan berakhir…
    So…
    Keep spirit…!
    Selesaikan semua tugas, pekerjaan, keputusan yang harus diambil dengan segera. Tentunya dengan pertimbangan yang matang dan terukur sebelumnya.

H. R. Zakky Rahman, SE, CHt, CI

004/RZR/III/2019